Pesan dari cahaya oranye
Kata per Kata Ini Untuk Mentari yg Dirindukan Senja
.
.
.
Aku lebih menyukai memandangmu tanpa perlu kau lakukan pula sebalik nya
Aku lebih menyukai untuk menyukaimu tanpa perlu kau lakukan pula sebalik nya
~
Aku lebih percaya kepada Pencipta Takdir untuk memberi alur, tanpa harus dirimu yg ada di dalam cerita nya
Aku lebih percaya kepada rasa percaya ku terhadap menjadi manusiawi, dan menjadi mandiri, agar aku dan kamu ada 2 kepingan yg pantas untuk jadi satu
~
Kalau kamu bertanya siapa yg ada di dekatku tepat nya di hatiku, akan ku jawab ibu ku
~
Kalau kamu bertanya siapa yg ada difikiranku bahkan aroma keringat serta bayang kerja keras nya, akan ku jawab ayahku
~
Kalau kamu bertanya siapa yg paling aku sayangi, akan ku jawab adikku
~
Dan apa bila kamu bertanya kamu pantas dianggap sebagai siapa, entah yg ada difikiran ku, yg ada di hatiku, atau yg aku sayangi. Maka jawaban nya adalah kau Bidadariku. Entah ini lelucon atau gombalan belaka, tapi aku pastikan sebagai laki" yg otak nya normal. Aku akan berani bertemu untuk memulai nya lagi, apa bila memang sudah saat nya kisah ini dimulai.
~
Aku bukan generasi pacaran yg tuli akan himbauan bahwa hal tersebut banyak mudarat nya. Aku juga deretan orang yg pernah jadi pendosa yg tak bisa kau sangka. Tapi kalau Tuhan memberi ku izin untuk meminta maaf kepada nya besok, lalu jadi lebih baik untuk diriku. Maka akan ku ambil kesempatan itu.
~
Kau tau mentari, senja ini hanya sebentar menghangatkanmu. Sebentar namun cukup berarti untuk kau ingat.
~
Dan jika kau mau mengerti, aku sudah titip doa kepada Tuhan. Untuk lindungi kamu wahai mentari. Lindungi kamu agar tetap ceria, tetap menghangatkan dunia yg siap memulai hari nya, tetap jadi dirimu yg sesungguh nya seperti sedia kala.
~
Cinta itu bukan romantisme belaka, di balut senang" yg terlalu sering berhambur uang. Cinta adalah air mata bahagia maupun sedih. Rasa untuk menerima dan memberi. Serta yakin kalau kita yang bersatu adalah lukisan indah yang akan kita gores hingga ke Surga.
.
.
.
Aku lebih menyukai memandangmu tanpa perlu kau lakukan pula sebalik nya
Aku lebih menyukai untuk menyukaimu tanpa perlu kau lakukan pula sebalik nya
~
Aku lebih percaya kepada Pencipta Takdir untuk memberi alur, tanpa harus dirimu yg ada di dalam cerita nya
Aku lebih percaya kepada rasa percaya ku terhadap menjadi manusiawi, dan menjadi mandiri, agar aku dan kamu ada 2 kepingan yg pantas untuk jadi satu
~
Kalau kamu bertanya siapa yg ada di dekatku tepat nya di hatiku, akan ku jawab ibu ku
~
Kalau kamu bertanya siapa yg ada difikiranku bahkan aroma keringat serta bayang kerja keras nya, akan ku jawab ayahku
~
Kalau kamu bertanya siapa yg paling aku sayangi, akan ku jawab adikku
~
Dan apa bila kamu bertanya kamu pantas dianggap sebagai siapa, entah yg ada difikiran ku, yg ada di hatiku, atau yg aku sayangi. Maka jawaban nya adalah kau Bidadariku. Entah ini lelucon atau gombalan belaka, tapi aku pastikan sebagai laki" yg otak nya normal. Aku akan berani bertemu untuk memulai nya lagi, apa bila memang sudah saat nya kisah ini dimulai.
~
Aku bukan generasi pacaran yg tuli akan himbauan bahwa hal tersebut banyak mudarat nya. Aku juga deretan orang yg pernah jadi pendosa yg tak bisa kau sangka. Tapi kalau Tuhan memberi ku izin untuk meminta maaf kepada nya besok, lalu jadi lebih baik untuk diriku. Maka akan ku ambil kesempatan itu.
~
Kau tau mentari, senja ini hanya sebentar menghangatkanmu. Sebentar namun cukup berarti untuk kau ingat.
~
Dan jika kau mau mengerti, aku sudah titip doa kepada Tuhan. Untuk lindungi kamu wahai mentari. Lindungi kamu agar tetap ceria, tetap menghangatkan dunia yg siap memulai hari nya, tetap jadi dirimu yg sesungguh nya seperti sedia kala.
~
Cinta itu bukan romantisme belaka, di balut senang" yg terlalu sering berhambur uang. Cinta adalah air mata bahagia maupun sedih. Rasa untuk menerima dan memberi. Serta yakin kalau kita yang bersatu adalah lukisan indah yang akan kita gores hingga ke Surga.
~
Dari Senja
Untuk Mentari
Untuk Mentari
Comments
Post a Comment